Paru Paru

Oksigen adalah napas kehidupan kita dan tanpa fungsi paru-paru yang memadai kehidupan kita tidak dapat dipertahankan. Pasien dengan penyakit paru-paru harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan oksigenasi yang memadai.

Prevalensi penyakit paru-paru sangat besar. Diperkirakan bahwa lebih dari 80.000 orang di Amerika Serikat meninggal setiap tahun karena penyakit paru yang menahun, lebih dari 5 juta orang menderita gangguan fungsi paru-paru dan lebih dari 20 juta mempunyai gejala paru-paru.

Gambar bagian paru-paru pada manusia

Penyakit paru-paru timbul apabila paru-paru tidak dapat memberikan oksigenasi atau mengeluarkan karbondioksida secara memadai. Setiap gangguan fungsi ini menunjukkan fungsi respirasi abnormal. Dalam jangka waktu 24 jam, paru-paru memberikan oksigen kepada lebih dari 6000 liter di dalam paru-paru. Total luas permukaan alveolus paru-paru lebih luas daripada lapangan tenis.

Struktur dan Fisiologi

Dada membentuk suatu kotak ulang yang mengandung dan melindungi paru-paru, jantung dan esofagus ketika ia berjalan ke dalam lambung. Rangka dada terdiri dari 12 vertebra torakal, 12 pasang iga, klavikula dan strenum.

Paru-paru secara terus-menerus memberikan oksigen dan mengeluarkan kardondioksida dari sistem sirkulasi. Tenaga yang diperlukan untuk pernafasan berasal dari muskulus interkostal dan diafragma. Gerak terpadu otot-otot ini bekerja sebagai puputan untuk menarik udara maasuk ke dalam paru-paru. Ekspirasi terjadi secara pasif.

Paru-paru terbagi lagi menjadi beberapa lobus : lobus atas, lobus tengah dan bawah di kanan, dan atas dan bawah di kiri. Paru-paru dibungkus oleh suatu kantung tipis yang disebut pleura. Pleura viseralis terdapat tepat di atas parenkhim paru-paru, sedangkan pleura parietalis melapisi dinding dada. kedua permukaan pleura ini saling meluncur atau sama lain selama inspirasi dan ekspirasi. Ruang di anar kedua pleura ini disebut kavum pleura.