Gejala Penyakit Paru Paru

Gejala Penyakit Paru Paru – Di Indonesia, banyak orang tak meyadiri dirinya mengidap penyakit paru paru kronik. Memang pada mulanya penyakit paru paru kronik memperlihatkan gejala ringan yang sering diabaikan, misalnya batuk dan sesak nafas. Gejala ini terjadi menahun dan makin lama bertambah berat tak heran, banyak pasien baru ke dokter ketika sudah stadium lanjut. Kalaupun berobat, seringkali tidak langsung mendatangi spesialis paru paru, melainkan ke dokter umum dulu. Ini memberi waktu bagi penyakit paru paru untuk berkembang.

Gejala Penyakit Paru Paru

Gejala Penyakit Paru Paru

Penyakit Paru-Paru

Riwayat lengkap dan pemeriksaan fisik yang mendetail penting untuk menegakkan diagnosisi penyakit paru paru kronik. Gejala dari tanda penyakit paru paru kronik sangat bervariasi, mulai dari tanda dan gejala ringan hingga berat. Pada permiksaan fisis tidak ditemukan kelainan sampai ditemukan kelainan yang jelas dan tanda inflasi paru.

Penyakit paru paru kronik biasanya adalah perokok atau memiliki perokok berat selama 20 tahun atau lebih. Selain riwayat merokok, kondisi tersebut dapat mengindikasikan penyakit paru paru kronik. Selanjutnya, pasien disarankan melakukan tes spirometri untuk memastikan diagnosis penyakit paru paru. Indikator gejala tersebut tidak cukup untuk dijadikan diagnosis. Untuk menegakkan diagnosis penyakit paru paru, secara rinci diuraikan sebagai berikut dari gejala penyakit paru paru :

  1. Progresif (sesak bertambah berat seiring berjalannya waktu)
  2. Bertambah berat dengan aktivitas persistent (menetap sepanjang hari)
  3. Sesak yaitu perlu usaha untuk bernapas berat, sukar bernapas, dan napas terengah–engah
  4. Batuk kronik yakni hilang timbul dan mungkin tidak berdahak
  5. Batuk kronik berdahak. Setiap batuk kronik berdahak dapat mengindikasikan penyakit paru paru
  6. Riwayat terpajan faktor resiko, terutama asap rokok, debu dan bahan kimia di tempat kerja serta asap dapur.

Pemeriksaan Penyakit Paru-Paru

Pemeriksaan Gejala Penyakit Paru Paru umumnya dilakukan berbagai pemeriksaan penyakit paru paru, yakni :

1. Pemeriksaan fisis yang umunya tidak ada kelainan seperti :

a. Inspeksi
– Pursed-lips breathing ( mulut setengah terkatup/mencucu)
– Barrel chest (diameter anteroposterior dan transversal sebanding)
– Penggunaan otot bantu napas
– Pelebaran sel tiga
– Bila telah terjadi gagal jantung kanan terlihat denyut vena juguralis di leher dan edema tungkai
– Penampilan pink puffer
b. Palpasi. Pada emfisema fermitus melemah, sela iga melebar.
c. Perkusi. Pada emfisema hipersonor dan batas jantung mengecil, letak diafragma rendah, hepar terdorong ke bawah
d. Auskultasi, seperti suara napas vesikuler normal, atau melemah, terdapat mengi atau ronki pada waktu bernapas biasa atau pada ekspirasi paksa, ekspirasi memanjang, bunyi jantung terdengar jauh

2. Pemeriksaan rutin pun dilakuan untuk penyakit paru-paru dengan memeriksa :

– Faal paru dengan spirometer
– Laboratorium darah
– Radiologi

3. Pemeriksaan penunjang lanjutan pada penyakit paru paru

Karena beberapa penyakit paru lain dan penyakit jantung memiliki gejala yang mirip dengan penyakit paru paru, pemeriksaan rontgen, EKG dan sampel darah mungkin juga diperlukan untuk menegakkan diagnosis dan menilai keparahan kondisi. Foto rontgen paru dapat menunjukkan kelainan-kelainan pada paru paru. Tes darah dapat menunjukkan tingkat oksigen yang rendah.

Jenis Penyakit Paru-Paru

Penyakit paru-paru sendiri terbagi menjadi beberapa macam. Beberapa macam penyakit paru-paru dan gejala penyakit paru-paru adalah :

  1. Penyakit asma
    Penyakit asma merupakan salah satu bentuk peradangan pada paru-paru yang bisa menimbulkan terjadinya sesak nafas dan juga terjadinya mengi dengan berulang. Penyakit asma merupakan salah satu jenis penyakit paru-paru dengan gejala penyakit paru-paru seperti susah bernapas. Penyempitan yang menjadi semakin buruk akibat dari sekresi lendir dengan berlebihan. Penyebab dari penyakit asma adalah karena penyempitan pada saluran udara yang ada di dalam saluran paru-paru.
  2. Asbestosis
    Asbestosis merupakan salah satu jenis penyakiit paru-paru yang diakibatkan karena zat abses yang terhirup masuk ke dalam paru-paru sehingga mengakibatkan terjadinya kerusakan dengan tingkat yang berat. Dalam beberapa kasus asbestosis bisa terjadi penyakit kanker paru-paru. Dan selain itu juga keberadaan dari penyakit tumor ganas yang ada di dalam paru-paru yang disebut dengan istilah kanker paru-paru. Kanker paru-paru merupakan salah satu jenis penyakit kanker yang paling umum terjadi di dunia dan biasanya lebih dari 1 juta kasus baru yang ditemukan dalam setiap tahunnya!
  3. Penyakit bronkitis
    Penyakit paru-paru bronkitis ini terjadi pada saluran udara paru-paru yang mengalami peradangan akibat dari merokok. Jarang sekali infeksi akut yang terjadi secara berulang akan menimbulkan penyakit bronkitis kronis. Penyakit bronkitis kronis, bronkus saluran udara yang paling utama menuju ke arah paru-paru mengalami peradangan, pembengkakan, dan juga penyempitan akibat dari terjadinya suatu iritasi dari asap tembakau, infeksi yang terjadi secara berulang, dan juga paparan yang lebih lama pada zat polutan.
  4. Efusi pleura
    Jenis penyakit paru-paru nyang satu ini ditandai dengan gejala penyakit paru-paru seperti cairan yang berlebihan di dalam membran yang berlapis ganda yang bisa mengelilingi paru-paru yang disebut dengan efusi pleura. Dua lapis dari membran yang melapisi paru-paru atau juga pleura yang dilumasi dengan sedikit cairan yang kemungkinan membuat paru-paru menjadi berkembang dan bisa berkontraksi secara halus di dalam dinding dada. Dan infeksi yang terjadi seperti pneumonia dan juga penyakit tbc, gagal jantung, dan beberapa penyakit kanker akan menimbulkan terjadinya penggumpalan pada cairan antara pleura. Jumlahnya ini bisa mencapai 3 liter yang kemudian akan menekan paru-paru.

Gejala Penyakit Paru Paru


=====================================

>>> Buah Merah Untuk Penyakit Paru-paru, Membantu Mengobati Penyakit Paru-paru, Flek Paru-paru, Paru-paru Basah, Radang Paru-paru dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Paru Paru and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>